Selasa, 10 Desember 2013

Gedung Sate

GEDUNG SATE


Gedung Sate, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandungyang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.
Gedung Sate yang pada masa Hindia Belanda itu disebut Gouvernements Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, puteri sulung Walikota BandungB. Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di BataviaJ.P. Graaf van Limburg Stirum pada tanggal 27 Juli 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah tim yang terdiri dari Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik DelftNederland, Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks serta pihak Gemeente van Bandoeng, diketuai Kol. Pur. VL. Slors dengan melibatkan 2000 pekerja, 150 orang diantaranya pemahat, atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir kayu berkebangsaan Cina yang berasal dari Konghu atau Kanton, dibantu tukang batu, kuli aduk dan peladen yang berasal dari penduduk Kampung SekeloaKampung Coblong DagoKampung Gandok dan Kampung Cibarengkok, yang sebelumnya mereka menggarap Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota Bandung).
Gedung Sate (ca.1920-28)
Selama kurun waktu 4 tahun pada bulan September 1924 berhasil diselesaikan pembangunan induk bangunan utama Gouverments Bedrijven, termasuk kantor pusat PTT (PosTelepon dan Telegraf dan Perpustakaan.
Arsitektur Gedung Sate merupakan hasil karya arsitek Ir. J.Gerber dan kelompoknya yang tidak terlepas dari masukan maestro arsitek Belanda Dr.Hendrik Petrus Berlage, yang bernuansakan wajah arsitektur tradisional Nusantara.
Banyak kalangan arsitek dan ahli bangunan menyatakan Gedung Sate adalah bangunan monumental yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik mengarah kepada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa, (Indo Europeeschen architectuur stijl), sehingga tidak mustahil bila keanggunan Candi Borobudur ikut mewarnai Gedung Sate.
Beberapa pendapat tentang megahnya Gedung Sate diantaranya Cor Pashier dan Jan Wittenberg dua arsitek Belanda, yang mengatakan "langgam arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa".
D. Ruhl dalam bukunya Bandoeng en haar Hoogvlakte 1952, "Gedung Sate adalah bangunan terindah di Indonesia".
Ir. H.P.Berlage, sewaktu kunjungan ke Gedung Sate April 1923, menyatakan, "Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis". Seperti halnya gaya arsitektur Italia pada masa renaiscance terutama pada bangunan sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan mirip atap meru atau pagoda. Masih banyak lagi pendapat arsitek Indonesia yang menyatakan kemegahan Gedung Sate misalnya Slamet Wirasonjaya, dan Ir. Harnyoto Kunto.
Kuat dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, tidak terlepas dari bahan dan teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan Gunung Manglayang. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.
Gedung Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan 10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m², teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II 212.976 m², menara 121 m² dan teras menara 205,169 m².
Gerber sendiri memadukan beberapa aliran arsitektur ke dalam rancangannya. Untuk jendela, Gerber mengambil tema Moor Spanyol, sedangkan untuk bangunannya dalah Rennaisance Italia. Khusus untuk menara, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap pura Bali atau pagoda di Thailand. Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan 6 buah ornamen sate (versi lain menyebutkan jambu air atau melati), yang melambangkan 6 juta gulden - jumlah biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate.
Fasade (tampak depan) Gedung Sate ternyata sangat diperhitungkan. Dengan mengikuti sumbu poros utara-selatan (yang juga diterapkan di Gedung Pakuan, yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate justru sengaja dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.
Dalam perjalanannya semula diperuntukkan bagi Departemen Lalulintas dan Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum. Tanggal 3 Desember 1945 terjadi peristiwa yang memakan korban tujuh orang pemuda yang mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurkha. Untuk mengenang ke tujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970 Tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.
Gedung Sate sejak tahun 1980 dikenal dengan sebutan Kantor Gubernur karena sebagai pusat kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sebelumnya Pemerintahaan Provinsi Jawa Barat menempati Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga Bandung.
Ruang kerja Gubernur terdapat di lantai II bersama dengan ruang kerja Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Para Assisten dan Biro. Saat ini Gubernur di bantu oleh tiga Wakil Gubernur yang menangani Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Bidang Kesejahteraan Rakyat, seorang Sekretaris Daerah dan Empat Asisten yaitu Asisten Ketataprajaan, Asisten Administrasi Pembangunan, Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi.
Namun tidak seluruh Asisten menempati Gedung Sate. Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi bersama staf menempati Gedung Baru.
Di bagian timur dan barat terdapat dua ruang besar yang akan mengingatkan pada ruang dansa (ball room) yang sering terdapat pada bangunan masyarakat Eropa. Ruangan ini lebih sering dikenal dengan sebutan aula barat dan aula timur, sering digunakan kegiatan resmi. Di sekeliling kedua aula ini terdapat ruangan-ruangan yang ditempati beberapa Biro dengan Stafnya.
Paling atas terdapat lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini tidak dapat dilihat dari bawah, untuk menuju ke lantai teratas menggunakan Lift atau dengan menaiki tangga kayu.
Kesempurnaan megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang mengambil sedikit gaya arsitektur Gedung Sate namun dengan gaya konstektual hasil karya arsitek Ir.Sudibyoyang dibangun tahun 1977 diperuntukkan bagi para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga Legislatif Daerah.
Gedung Sate telah menjadi salah satu tujuan obyek wisata di kota Bandung. Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja berkunjung karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung ini. Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap bila menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10 anak tangga yang harus dinaiki.
Keindahan Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang terpelihara dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh masyarakat kota Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Keindahan taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang bernuansakan kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis lokal maupun artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan foto pasangan pengantin.
Khusus di hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan tempat sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekedar duduk-duduk menikmati udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.
Membandingkan Gedung Sate dengan bangunan-bangunan pusat pemerintahan (capitol building) di banyak ibukota negara sepertinya tidak berlebihan. Persamaannya semua dibangun di tengah kompleks hijau dengan menara sentral yang megah. Terlebih dari segi letak gedung sate serta lanskapnya yang relatif mirip dengan Gedung Putih di Washington, DCAmerika Serikat. Dapat dikatakan Gedung Sate adalah "Gedung Putih"nya kota Bandung.

Profil ST-INTEN

Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Indonesia




Latar Belakang

Yayasan Pendidikan PELITA menyelenggarakan Pendidikan Tinggi sejak tahun 1984 di bidang Teknologi, sebagai wujud nyata partisipasi yayasan dalam mengisi pembangunan nasional
Program pendidikan yang diselenggarakan adalah program sarjana yang dapat diselesaikan dalam waktu 8 semester atau 4 tahun yang meliputi 144 SKS.
Proses pendidikan tidak terbatas pada kegiatan akademik saja, karena para mahasiswa harus menemukan jatidirinya di kampus ini, berupa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan lainnya.
Lembaga ini merupakan Sekolah Tinggi yang menjadi sarana dalam rangka penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan nilai tambah serta memberikan pemecahan masalah konkrit dalam pembangunan

Jurusan

  1. Jurusan Teknik Informatika, bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menggunakan komputer untuk memecahkan masalah dalam berbagai bidang, baik teknologibisnismaupun administrasi.
  2. Jurusan Teknik Arsitektur, bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang kreatif, produktif dan mandiri serta memiliki keterampilan dan pengetahuan profesional di bidangnya.
  3. Jurusan Teknik Elektro, bertujuan untuk menghasilkan sarjana teknik yang memiliki pengetahuan dasar yang kuat sehingga mampu mengikuti perkembangan sains dan teknologi.
  4. Jurusan Teknik Sipil, bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan pengetahuan dan ilmunya di lapangan, memiliki sikap profesional dan siap menghadapi tantangan kemajuan pembangunan.

Fasilitas

Staf Pengajar Perkuliahan diberikan oleh staf pengajar yang terdiri dari dosen tetap dan dosen luar biasa yang sudah berpengalaman dan ahli dibidangnya serta memiliki kualifikasi yang sama dengan dosen PTN.
Kampus Kegiatan perkuliahan diselenggarakan di gedung berlantai 4 (empat) di kampus utama dan ruang kuliah disekitar gedung pusat administrasi dengan ruang kuliah yang representatif, berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 126B dan 130C yang mudah dicapai dari segala jurusan kendaraan umum serta berdekatan dengan bank, rumah sakit, telepon umum dan asrama.
Laboratorium Laboratorium merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan berbagai program studi teknologi. Laboratorium ini terus dikembangkan dengan mengadakan kerjasama pihak-pihak terkait serta dilengkapi oleh:
  1. Laboratorium Dasar Komputer
  2. Laboratorium Software
  3. Laboratorium Hardware
  4. Laboratorium Rangkaian Listrik
  5. Laboratorium Elektronika
  6. Laboratorium Mekanika Tanah
  7. Laboratorium Gambar Teknik/Studio
  8. Laboratorium Fisika Dasar
  9. Laboratorium Beton

Sumber : id.wikipedia.org

Jumat, 12 Oktober 2012



INTEL PENTIUM M



Deskripsi
Intel Pentium M adalah sebuah mikroprosesor Intel X86 yang didesain oleh Intel untuk digunakan secara eksklusif untuk komputer portabel, semacam Notebook atau PC Tablet. Pentium M pertama kali dirilis pada bulan Maret 2003, bersamaan dengan chipset Intel 855, dan kartu adapter jaringan Intel PRO/Wireless 2100 Mini PCI, yang kemudian lazim dikenal dengan sebutan Intel Centrino jika ketiga komponen tersebut disatukan dalam satu sistem.
Inti dari Pentium M merupakan desain dari para pengembang mikroarsitektur prosesor Pentium III yang efisien dan Pentium 4 yang gegas. Tentu saja, Pentium M juga menawarkan sesuatu yang lebih dari pada kedua pendahulunya itu, seperti hal-hal berikut ini:
  • Penggabungan micro-operation (oleh Intel disebut dengan Micro-operation fusion). Hal ini akan mengakibatkan throughput yang lebih tinggi dengan menggunakan daya yang rendah.
Jenis-jenis
2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

Fitur/Item
Hasil desain tersebut, menjadikan Pentium M menawarkan performa yang sebanding, atau bahkan lebih cepat dibandingkan dengan prosesor Pentium 4, dengan tetap menekan penggunaan daya dan juga menekan terjadinya panas berlebih.
Nama prosesor
Intel Pentium M
Nama Kode Prosesor
Banias dan Dothan
Diperkenalkan
Maret 2003 (Banias); Mei 2004 (Dothan)
Jumlah transistor
77 juta transistor (Banias); 140 juta transistor (Dothan)
Proses manufaktur
130 nanometer (Banias); 90 nanometer (Dothan)
Ukuran inti prosesor
84 milimeter persegi (Banias); 84 milimeter persegi (Dothan)
Cache Level-1
32 KB
Cache Level-2
1024 KB (Banias); 2048 KB (Dothan)
Front Side Bus
400 MHz (Banias); 400 MHz/533 MHz (Dothan) (Seperti halnya Pentium 4, FSB bersifat Quad-Pumped)
Set Instruksi
Intel x86 (semua seri), MMX (semua seri), SSE (semua seri), SSE2 (semua seri),  SSE3 (hanya Dothan)
Tambahan instruksi
Intel Enhanced SpeedStep Technology untuk manajemen daya. Dengan teknologi ini, beberapa bagian dari prosesor dan cache yang tidak digunakan dapat dimatikan, sehingga menghemat daya.
Kisaran kecepatan
1300 MHz hingga 1700 MHz (Banias); 1500 MHz hingga 2260 MHz

Proses Kerja
Dothan adalah nama kode untuk versi 90-nanometer dari prosesor Pentium M di bawah kode nama Banias. Pentium M, bersama dengan chip set mobile dan chip internet nirkabel, membuat Intel Centrino paket mobile untuk notebook.
            Dengan Dothan, Intel menggandakan jumlah Level 2 cache yang datang dengan prosesor 2 megabyte. Cache digunakan untuk menyimpan data yang sering diakses dekat dengan prosesor untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengambil data dan menjalankannya melalui prosesor.
Lompatan ke proses 90-nanometer teknologi memungkinkan Intel untuk mengurangi ukuran transistor pada chip. Ini berarti perusahaan dapat menambahkan transistor untuk meningkatkan kinerja tanpa harus menambah ukuran chip.
Intel telah dikirimkan Pentium 4 Prescott , pertama 90-nanometer prosesor untuk PC desktop. Bahwa chip sebenarnya dikonsumsi daya lebih dari pendahulunya Northwood, dan ada beberapa kekhawatiran bahwa Dothan mungkin melakukan hal yang sama. Konsumsi daya tambahan dapat diminta oleh cache tambahan serta kebocoran excess power dari chip yang dibuat pada generasi proses 90-nanometer.
Konsumsi daya adalah pertimbangan yang jauh lebih penting bagi desainer notebook karena keduanya baterai dan mobilitas dipengaruhi oleh chip yang mengkonsumsi daya berlebih.
Anand Chandrasekher, wakil presiden dan general manager bisnis prosesor mobile Intel, mengatakan Dothan akan memberikan tingkat yang sama baterai sebagai Pentium saat Banias chip M, namun dengan kinerja yang lebih baik.
Peningkatan ukuran cache membutuhkan lebih banyak kekuatan untuk memberi makan transistor tambahan, namun Intel dapat melakukan beberapa hal dalam desain arsitektur untuk lebih mengelola kekuasaan itu, kata Dean McCarron, analis utama dengan Penelitian Mercury.
Prosesor Banias Pentium M adalah contoh yang baik dari yang dikelola dengan baik konsumsi daya, dan Intel mungkin akan menggunakan teknik yang mirip dan lebih canggih untuk menangani daya yang dikonsumsi oleh cache yang lebih besar dan Dothan kebocoran arus yang mungkin, kata McCarron.

Kelemahan
Platform ini dinilai memiliki kelemahan karena tidak mendukung sistem komunikasi wireless 802.11g. Padahal standar tersebut sudah mulai digunakan pada saat Carmel Platform diluncurkan. Intel berdalih bahwa dirinya belum mengadaptasi teknologi tersebut karena pada saat proses perancangan Carmel Platform, standar 802.11g belum dinyatakan final. Menanggapi kritik yang banyak muncul itulah lantas Intel meng-upgrade wireless network dengan calexico 2 yang sudah mendukung 802.11g untuk versi akhir dari Carmel Platform.


Kamis, 22 Juli 2010

Inilah 8 Khasiat Meminum Air Kelapa

1. Air kelapa ternyata lebih bernutrisi ketimbang susu penuh (whole milk) karena tidak mengandung kolesterol & rendah lemak.

2. Air kelapa dapat memperbaiki sirkulasi darah dan dikenal mampu membersihkan saluran pencernaan.

3. Air kelapa tidak hanya akan membuat sistem kekebalan tubuh Anda lebih baik, tetapi juga membantu tubuh melawan beberapa jenis virus penyebab penyakit.

4. Jika Anda mengidap penyakit batu ginjal, biasakanlah meminum air kelapa secara rutin. Kebiasaan meminum air kelapa akan mambantu memecah batu ginjal & memudahkan mereka keluar dari tubuh.

5. Air kelapa juga dikenal sejak dahulu dapat menyembuhkan gangguan saluran kencing ? Segelas air kelapa akan meredakan rasa sakit akibat susah kencing.

6. Jika Anda masih merasa pusing karena mabuk, tak ada yang bisa memulihkannya dengan cepat selain mengonsumsi air kelapa.

7. Air kelapa yang rasanya lembut sangat kaya akan elektrolit & potassium. Potassium dapat membantu tubuh mengatur tekanan darah & fungsi organ jantung

8. Air kelapa dapat mempercepat naiknya trombosite bagi penderita DBD & menurunkan demam. Trombosit turun karena dipakai untuk mencegah pendarahan, karena demam tinggi mengakibatkan pengentalan darah, dan pori-pori pembuluh darah membesar